DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN
Kabupaten Sidoarjo

Bakar Sampah Masih Jadi Pilihan, Padahal Dampaknya Nyata

  • 25 Mei 2026
  • 21 kali
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo terus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga dan dampaknya bagi lingkungan sekitar. Salah satu kebiasaan yang masih sering ditemui di tengah masyarakat hingga saat ini adalah membakar sampah.

Bagi sebagian warga, membakar sampah dianggap sebagai cara paling cepat dan praktis untuk membuat sampah terlihat “hilang”. Selain mudah dilakukan, cara ini juga dinilai tidak membutuhkan biaya tambahan. Padahal, sampah sebenarnya tidak benar-benar hilang, melainkan berubah menjadi asap dan polusi udara yang menyebar ke lingkungan sekitar.

Asap hasil pembakaran sampah dapat menimbulkan berbagai dampak yang sering kali tidak langsung disadari. Mulai dari gangguan pernapasan seperti batuk dan sesak, menurunnya kualitas udara, hingga terganggunya kenyamanan warga akibat asap dan bau yang masuk ke rumah-rumah, terutama di kawasan permukiman yang padat.

Di sisi lain, masih banyak masyarakat yang menghadapi berbagai keterbatasan dalam pengelolaan sampah. Mulai dari layanan pengangkutan sampah yang belum merata, kebiasaan memilah sampah yang belum terbentuk, hingga kurangnya informasi mengenai alternatif pengelolaan sampah yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kondisi inilah yang membuat membakar sampah masih menjadi pilihan tercepat bagi sebagian warga.

Karena itu, perubahan kebiasaan tidak bisa terjadi dalam waktu singkat. Dibutuhkan proses, edukasi, serta keterlibatan bersama agar masyarakat dapat perlahan beralih menuju pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Langkah sederhana sebenarnya bisa dimulai dari rumah, seperti memilah sampah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, serta membiasakan pengelolaan sampah bersama keluarga dan lingkungan sekitar.

Lingkungan yang bersih dan sehat merupakan tanggung jawab bersama. Sebab, dampak dari pengelolaan sampah yang kurang tepat tidak hanya dirasakan di halaman rumah sendiri, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Melalui kepedulian dan kebiasaan kecil yang dilakukan secara bersama-sama, masyarakat dapat ikut berperan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Mari mulai mengurangi kebiasaan membakar sampah sembarangan dan beralih pada pengelolaan sampah yang lebih aman serta ramah lingkungan demi kebaikan bersama, hari ini dan di masa yang akan datang.